Sabtu, 21 Maret 2015

UJIAN SABUK MERAH BELA DIRI MILITER






Yongmodo merupakan seni bela diri yang berasal dari Negara Korea yang harus dipahami betul oleh prajurit TNI AD dan dilaksanakan guna mendukung tugas pokok satuan serta merupakan suatu tuntutan kewajiban agar memiliki kemampuan fisik, bermental baja,disiplin dan berdedikasi yang tinggi. 


Pada hari Jumat, 20 maret 2015 personel Denma Brigif 21/Komodo yang menyandang sabuk coklat melaksanakan ujian kenaikan tingkat ke sabuk merah yang dilaksanakan di Aula kantor Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Oelmasi.
 
 
.





 

Ujian kenaikan sabuk Merah ini diuji oleh 5 orang pelatih yaitu Letda Inf Bagus, Sertu Siagara, Sertu Purwanto, Sertu Sang Made, Sertu Ignasius Wonga. Diantara kelima pelatih ini dua diantaranya adalah pelatih yang di kirim dari Jasdam Kodam IX/Udayana dalam rangka penyelenggaraan Ujian Kenaikan Sabuk Merah
  


  

 

  


 
Pelaksanaan Ujian kenaikan sabuk merah beladiri militer ini berakhir dengan aman dan lancar.
Na….. Dul…. Zet…. Yongmodo !!!


 

Jumat, 13 Maret 2015

UPACARA SERAH TERIMA JABATAN KOMANDAN BRIGADE INFANTERI 21/KOMODO DARI KOLONEL INF E. REZA PAHLEFI KEPADA LETNAN KOLONEL INF PARWITO



CAMPLONG 12 MARET 2015

 

“Komandan sekaligus pemimpin yang baik, harus membuat prestasi terbaik, berani, tulus serta ikhlas”.

Kata-kata diatas adalah kutipan dari Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro  yang pada hari Kamis 12 Maret 2015 selaku  Inspektur upacara dalam UPACARA SERAH TERIMA JABATAN KOMANDAN BRIGADE INFANTERI 21/KOMODO DARI KOLONEL INF E. REZA PAHLEFI KEPADA LETNAN KOLONEL INF PARWITO dan dalam Sertijab yang dilaksanakan di dalam mako Brigif 21/Komodo Komandan Batalyon Infanteri 744 Satya Yudha Bakti Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd selaku Komandan Upacara serta dalam upacara sertijab hadir Danrem 161/WS Brigjen TNI Achmad Yuliarto, Wagub NTT Benny Litelnoni, Danlantamal, Danbrimob NTT, Dirpolairud NTT, Kapolresta Kupang, Kapolres Kupang serta Pejabat militer lainnya.












Dalam pengarahan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro pemimpin yang baik harus dekat kepada anak buah dan satuan yang berada dibawahnya  dalam melaksanakan tugas tempur, pembinaan satuan dan kesiapan operasional satuan serta bersikap ramah tamah terhadap rakyat dan mempelajari seksama kondisi sosial, budaya maupun wilayah tempat ia bertugas.


Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro juga mengucapkan banyak  terimakasih kepada Kolonel Inf E. Reza Pahlevi karena telah menunjukan prestasi, dedikasi dan tanggung jawab yang luar biasa selama bertugas.
 

 




  
Upacara Sertijab berakhir dengan dilanjutkan demonstrasi Rapling, beladiri Yongmodo dari Prajurit Brigif 21/Komodo dan penampilan tarian ja’i serta ditutup dengan acara lepas sambut Danbrigif di mako Brigif 21/Komodo.



  

Selasa, 10 Maret 2015

BRIGIF 21/KOMODO NONTON BARENG VIDEO KASAD




      Camplong, 9 Maret 2015. Sesuai Surat Telegram Kasad Nomor ST/595/2015 tanggal 7 Maret 2015, secara serempak di seluruh satuan jajaran TNI AD, pada Senin (9/3) setelah pelaksanaan upacara bendera, para prajurit dan PNS menonton bersama  video latihan komando Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Video ini menggambarkan suasana dan mekanisme bagaimana Kasad dengan semangat dan pantang menyerah menempuh tahapan-tahapan latihan komando, sebelum akhirnya berhak memakai brevet dan baret komando.

     Latihan Komando KASAD dilaksanakan di Pusdikpassus Batujajar, walaupun KASAD berpangkat Bintang Empat namun diusia 56 tahun masih mampu melaksanakan latihan Komando, karena baru kali ini pejabat KASAD yang menerima Brevet Komando Kehormatan dengan menempuh latihan Komando terlebih dahulu bersama-sama dengan prajurit yang lainnya, dalam sebuah latihan tidak ada bedanya antara Jenderal dan Prajurit Dua sekalipun, ini bukan sekedar ungkapan basa-basi dari atasan kepada bawahan, KASAD telah memberikan dan menjadi contoh teladan nyata kepada semua prajurit bahwa seorang Jenderal Bintang 4 sekalipun ketika melaksanakan latihan harus melakukannya dengan penuh semangat dan kesungguhan serta sepenuhnya mengikuti apa yang diperintahkan oleh setiap pelatih tanpa kecuali, dengan harapan para prajurit TNI AD akan dapat mengambil pelajaran, mendapatkan dorongan motivasi dan inspirasi dalam melanjutkan tugas pengabdian di bidang tugas masing-masing.  







Dalam lingkungan Denma Brigif 21/Komodo, kegiatan nonton bareng dilaksanakan oleh Dandenma Brigif 21/Komodo Mayor Inf Ricky Yudistiranto Darmawan beserta Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Denma Brigif 21/Komodo di Aula Gedung Tembak Mako Brigif 21/Komodo. Kegiatan nonton bareng ini dirangkaikan dengan pemberian Jamdan oleh Dandenma Brigif 21/Komodo Mayor Inf Ricky Yudistiranto Darmawan menyampaikan jabaran dan implementasi kebijakan dan penekanan Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, terkait dengan peran dan tugas-tugas Angkatan Darat ke depan yaitu dalam tahun Konsolidasi ini ada dua hal utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI AD yakni ke dalam, meningkatkan kegiatan Pembinaan Satuan (Binsat) dan ke luar, melaksanakan Serbuan Teritorial. Serbuan Teritorial dapat diartikan sebagai suatu kegiatan Binter secara serempak, cepat, serius, ikhlas, serta terkoordinasi dengan baik di semua lini kehidupan masyarakat serta manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat bukan semata-mata kegiatan yang cenderung bersifat seremonial semata.


Penekanan yang harus diperhatikan antara lain Tingkatkan profesionalitas dan kinerja aparat intelijen dengan melaporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi melalui temu cepat lapor cepat, di samping itu tingkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap anak buah untuk mengetahui permasalahan anggota, sehingga tingkat pelanggaran personel dapat dikurangi seminimal mungkin. Laksanakan pengamanan aset tanah dan bangunan milik TNI AD baik yang berstatus BMN maupun Okupasi TNI AD. Optimalkan kesiap operasional satuan dalam menghadapi tugas-tugas kedepan, pahami pola pembinaan personel sesuai ketentuan. Lakukan koordinasi secara intensif antara pejabat terkait untuk meningkatkan kemampuan aparat Kowil dalam penguasaan wilayah. Efektifkan fungsi pengawasan melekat, pelihara fisik melalui kegiatan senam pagi bersama. 

KASAD sangat bangga terhadap kinerja setiap prajurit yang semakin baik dan profesional. Selamat berlatih, bertugas dan berjuang, jaga nama baik satuanmu “ TNI AD tidak akan pernah menyerah dan selalu menang dalam setiap pertempuran”. Demikian tegasnya. Secara umum kegiatan Jamdan dan nonton bareng berjalan dengan tertib, aman dan lancar.