Tampilkan postingan dengan label Operasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Oktober 2014

Pelatihan Bela Negara Gelombang ke II



                 
              Sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 34 tahun 2004 pasal 7 Ayat 2 yang menyatakan tugas pokok TNI dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk Perang ( OMP ) dan Operasi Militer Selain Perang ( OMSP ) serta pada butir 8 menyatakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan dan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Sebagai aplikasi dari pemberdayaan Wilayah Pertahanan, salah satunya memberdayakan SUmber Daya Manusia (SDM) masyarakat Indonesia, terutama generasi potensial atau yang disebut generasi muda dalam wujud nyata Pelatihan Bela Negara mahasiswa Undana di wilayah korem 161/Wira Sakti 2014.



                Pelatihan  Bela Negara Gelombang II dilaksanakan mulai dari tanggal 16 berakhir  pada tanggal 19 September 2014 bertempat di Brigif 21/Komodo kompleks. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan terbinanya generasi muda Bangsa Indonesia khususnya para mahasiswa mahasiswi Undana (Universitas Nusa Cendana) yang memiliki kepribadian yang berakhlak mulia, disiplin, terampil dan memiliki semangat bela Negara. Kegiatan ini diikuti oleh 129 orang yang terdiri dari 91 orang mahasiswi dan 38 mahasiswa didampingi 7 orang Menwa. Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu : di hari pertama, acara tradisi penyambutan dari warga Brigif 21/Komodo : pengarahan dari Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf E. Reza Pahlevi. Kemudian malam harinya dilaksanakan materi Jurit Malam mulai pukul 19.00 sampai 23.00 Wita. Di hari kedua dilaksanakan materi Senam Winchu, Ice Breaker, Trust Game, Team Work, Pengetahuan Senjata Ringan dan Berat, High Rope, Integrate Game, serta Problem Solving. Malam harinya diisi materi Wawasan Kebangsaan serta Froxy War yang diisi oleh Danyon 743/PSY Mayor Inf Fierman Sjarial, Inagurasi,  Renungan malam yang diakhiri Upacara Penutupan dan pembagian sartifikat serta Handy Card Pelatihan Bela Negara pada pukul jam 01.00 dini hari. Tanggal 19 pagi dilaksanakan pelepasan para mahasiswa dan mahasiswi kembali ke Universitas Nusa Cendana.

 
Dengan kegiatan ini, diharapkan tercapainya program serbuan territorial dan membantu penyiapan kekuatan pendukung secara dini dengan cara bekerja sama dengan lembaga pendidikan khususnya Universitas Nusa Cendana dengan melibatkan mahasiswa dan mahasiswi pada kegiatan pembinaan territorial di wilayah Korem 161/WS melalui Pelatihan Bela Negara.



Kamis, 21 Agustus 2014

Upacara Pembukaan Latihan Pratugas Tahap II Dan III Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB TA. 2014



         Pulau Timor adalah pulau yang berada di Nusa Tenggara Timur dimana dibagi dua bagian yaitu Timor Barat yang dimiliki Negara Indonesia dan Timor Timur yang dimiliki Negara RDTL. Sebagai Negara yang memiliki Pulau yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL, maka Kodam IX/Udayana memerintahkan Yonif 744/SYB untuk  melaksanakan pengamanan perbatasan RI-RDTL.




Pada hari Kamis, 21 Agustus 2014 satuan Yonif 744/SYB melaksanakan upacara pembukaan latihan Pratugas Tahap II dan III Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB, dimana upacara tersebut dilaksanakan di lapangan Kompi Markas Yonif 744/SYB , Komandan Brigade Infanteri 21/Komodo Kolonel E.Reza Pahlevi sebagai Inspiktur Upacara. Latihan pratugas ini dilaksanakan agar para prajurit yang akan melaksanakan tugas di perbatasan RI-RDTL mendapatkan bekal taktik maupun tehnik sesuai dengan perintah dari Komando Atas.

Panggilan tugas ini adalah merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi prajurit demi menegakkan kedaulatan wilayah NKRI, walaupun harus berpisah dengan keluarga, menghadapi tantangan alam yang luar biasa dan dengan sarana prasarana yang minim tetapi bagi prajurit itu adalah hal yang biasa, jadi harus tetap bersyukur dan semangat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Selamat berlatih para prajurit kebanggaan bangsa, kehormatan bangsa ada di pundakmu. Merdeka….










Selasa, 22 Juli 2014

Pemberangkatan Satgas Pam Pulau Terluar Yonif 744/SYB TA. 2014





          Terdapat dua Pulau kecil terluar di wilayah NTT yaitu Pulau Batek yang berbatasan dengan Negara RDTL dan Pulau Ndana Rote yang berbatasan dengan Negara Australia. Kedua Pulau ini harus dijaga demi kedaulatan wilayah NKRI di wilayah NTT. Pada tanggal 22 Juli 2014 dilaksanakan rotasi / pergantian Satgas Pam Pulau Terluar Yonif 744/SYB dimana terdapat 26 orang Yonif 744/SYB yang dipimpin oleh Letda Inf Agustinus Ahang dan 34 orang Marinir Brigif 1 Marinir yang dipimpin oleh Kapten Mar Irman. Kedua pasukan gabungan TNI AD dan TNI AL inilah yang merupakan ujung tombak kedaulatan NKRI. Sebanyak 16 orang personil gabungan TNI AD – TNI AL akan di tempatkan di Pulau Batek dan 26 Orang di Pulau Ndana Rote.


           
          

       Tugas ini adalah kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit demi menegakkan kedaulatan wilayah NKRI walaupun harus berpisah dengan keluarga, menghadapi tantangan alam yang luar biasa dan dengan sarana prasarana yang minim tetapi bagi prajurit itu adalah hal yang biasa, jadi harus tetap bersyukur dan semangat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.





“Selamat Bertugas” demikian pengarahan Danrem 161/WS Brigjen TNI A. Yuliarto dalam acara pelepasan Satgas Pam Pulau Terluar Yonif 744/SYB yang dihadiri oleh Dan Lantamal VII/Kupang Laksamana Muda TNI Dedi M.P dan  Komandan Brigif 21/Komodo Kolonel Inf E. Reza Pahlevi.